Rabu, 07 Maret 2012

? (TANDA TANYA)


 seperti judul sebuah film...lagi bingung ngasih judul yang pas...
 
mengutip sebuah tulisan, ketika membacanya  cukup mengagetkan jiwa menghentakkan kaki,  membuat mata  kelilipan , alhamdulillah jantung masih berdetak normal...huaaa lebayyyyy, 
coba simak tulisan ini dari blog nya GERAI DINAR disini,   mungkin sudah ada sahabat yang pernah dapat iapi tak apa ya ku posting lagi

Suatu pagi, kami menjemput seorang klien di bandara, orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun-an. Si Bapak adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu dan english, Beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda. Beliau berkata,"Your country is so rich!".
Ah biasa banget denger kata-kata itu. Tapi tunggu dulu. "Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia, You don't need the world."  "Mudah saja,Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan,  dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen-apartemen terbaru kami yang beli orang-orang Indonesia, nggak  peduli harga selangit, laku keras.
Lihatlah Rumah Sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat.
Terus,kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk ? Ya,bener-bener panik. Sangat terasa, we are nothing.
Kalian tahu kan kalau Agustus kemarin dunia krisis beras, termasuk di Singapura dan Malaysia ! Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras. Lihatlah negara kalian, air bersih di mana-mana, lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia.
Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terlihat glitter kalau ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3,000/kg ke pabrik China, si pabrik jual kembali seharga Rp 30,000/kg. Saya lihat ini sebagai peluang.
Kalian sadar tidak kalau negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia!  Ya,karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani-petani Anda sendiri, Belilah tekstil dan garmen dari pabrik-pabrik sendiri. Tidak perlu impor kalau ada produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!”.


kenapa ya kita gak PD pake produk sendiri? eh "kita"? maaf gue aja kalee :)...tapi saya belom pernah tuh beli tas seharga ratusan ribu apalagi jutaan...emang kantongnya belom cukup...xixixixi...ah mudah-mudahan seterusnya gak tergiur dengan produk luar yang muahhhhallllll

yuk kita cintai negeri ini, lindungi hutan, sayangi hewan dengan tidak menjualnya meskipun hanya kulitnya saja atau gadingnya saja

TAK USAH GENGSI PAKE PRODUK NEGERI SENDIRI...BERBANGGALAH DENGAN INDONESIA...sayangi emas kita jangan terus dijual apalagi membiarkan perampok mengambil emas kita dengan gratisan...huih bahasane...

salaam